Mm...
Pertama kali kenal sama Mas Uun itu.... aku takut mas Uun galak. Dimulai dari ragangannya yang besar, kulitnya yang legam, matanya yang belok dengan tatapan beringas, dadanya yang bidang, tapi penutnya mlenuk seperti punya punuk; mencirikan seorang pria yang keras. Mm... namun kemudian setelah berkenalan di satu menit pertama, keajaiban berdatangan; setelah satu minggu, keajaiban bertaburan.
Gaya Kepemimpinan
Mas Uun (Fathurrahman) adalah seorang pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat. Ia besar hingga SMA di sana dan saat ini kuliah di jurusan Keperawatan Undip. Ia sangat cerdas dan juga seorang pekerja keras. Waktu SMA, ia mengikuti kelas akselerasi. Sekarang usianya sekitar 4 bulan lebih muda dariku. Perkenalan panjang kami adalah karena AIESEC, dan Mas Uun adalah presiden komite di Sunshine Project. Bukanlah hal yang mudah untuk mengomando sebuah proyek padat hampir setengah tahunan yang hanya digawangi oleh tujuh orang. Selain sistem, strategi, organisasi, dan sebagainya, seorang pemimpin juga harus mampu mencetak pemimpin baru. Ia harus menciptakan sebuah suasana yang baik untuk perkembangan personal dan profesional kami bertujuh ditambah puluhan sukarelawan dari luar negeri dan sistem baru sukarelawan lokal Semarang. Di bawah kepemimpinannya, proyek sosial ini mencetak banyak prestasi di AIESEC. Oh.. yang terpenting: impact!
Tahun ini, Mas Uun menjadi Vice President of Project Global Community Development Program. Jreng... Apakah itu? Bahasa sederhananya adalah kepala departemen proyek sosial. Posisi ini adalah posisi yang sangat sistemik di AIESEC, karena berkaitan langsung dengan proyek sosial dan proses mendatangkan orang luar negeri ke Semarang. Mas Uun memiliki visi yang clear: mantap seperti warna coklat; tapi semuanya selalu tampil dengan strategi stroberi.
Strategi Stroberi
Sejak pertama berada dalam tim, Mas Uun sebagai presiden di Sunshine Project, selalu mengirimkan kami dukungan moril dengan mention di Facebook. Hal itu selalu dilakukannya secara berkala, utamanya di hari-hari besar, seperti pergantian tahun, pembukaan project, penutupan project, event-event, masa-masa sulit, masa-masa paling bahagia, hampir semuanya. Tak ayal, kalau berteman dengan Mas Uun di Facebook, sudah barang tentu lini masa akan penuh dengan update-an darinya, baik lini masa profil atau lini masa beranda.
![]() |
| Betapa unyu-nya bekerja dengan pria coklat stroberi |
Berikut adalah salah satu video profilnya yang digunakan saat mencalonkan diri untuk menjadi Vice President (kepala divisi) untuk divisi EO. Di AIESEC, kami memiliki aturan baku bahwa untuk menjadi pemimpin di sini, (dalam masa kampanye) kita harus mengunggah video yang berisi perkenalan diri, motivasi, dan stategi. Dalam entri lain, saya akan bercerita tentang proses memilih pemimpin di organisasi ini, yah!
Lucu banget, kan? Saya sangat suka bagian akhir dari video ini, waktu Mas Uun menjelaskan strategi departemen yang akan dipimpinnya satu tahun mendatang dengan hiasan kupu-kupu terbang. So strawberry!
![]() |
Kelakuan Mas Uun di instagramnya. Dari kiri atas ke kanan
1. Sertifikat manusia terlucu di AIESEC
2. Kodok lagi snorkling
3. Memaksa Jiri dan Simon untuk menulis "I ❤ Fathur" kemudian memotretnya
4. Menemukan sisi keunyuan boneka Teddy yang sedang tertidur lelap
5. Tangan Mas Uun dan tanganku di udara: we live and respect diversity
6. Jemari kecil yang tidak akan kalah unyu dari apa pun
|
Saya sangat menghargai Mas Uun dengan segala perilakunya yang stroberi, karena ia sangat coklat dalam bekerja. Ia selalu mencoba memahami, tapi juga tetap menjadi diri sendiri. Ia memimpin dengan gaya yang demokratis tapi tidak pernah membuat kami, "angles"-nya melunjak jadi bengis.
![]() |
| Kado ulang tahun untuk Mas Uun dari kami |
![]() |
| Kado ulang tahun dariku |
![]() |
The value Mas Uun has, from my point of view
|
Atau boleh dibilang, sebenarnya saya capek sama pemimpin yang sok misterius, sok galak padahal nggak bisa galak. Saya lebih suka dengan pemimpin yang apa adanya. Di dunia politik, mungkin itu Pak Jokowi. Eh.. Ini bukan posting berbayar, yah!


That's all about my lovely president of Sunshine Project. Sila temui blognya di sini





